Home Kontak Galeri Agenda Link
Profil
CV
Artikel
Opini
Platform
Wawancara
Pidato

AYO BERGABUNG


Kampanye Faisal Basri bertumpu pada kesediaan banyak orang untuk terlibat bersama secara sukarela. Ada berbagai bentuk aktivitas yang dapat membantu memperkenalkan dan meningkatkan ketertarikan para pemilih untuk mempelajari lebih jauh sosok Faisal Basri, baik sisi personal maupun gagasan-gagasannya.

Partisipasi Anda akan memastikan kampanye Faisal Basri memang berbeda. Mari bergabung. Ajak orang-orang terdekat dan sejawat Anda.

Menjadi Sukarelawan

Salah satu bentuk kampanye yang menjadi andalan Faisal Basri adalah dengan melakukan berbagai aktivitas memperkenalkan diri di lingkungan tempat tinggal / kerja warga Jakarta. Bantuan dan dukungan Anda sangat diharapkan.

Menjadi Tuan Rumah

Pertemuan dengan warga merupakan cara terbaik bagi Faisal Basri untuk berdialog dan bersilaturahmi dengan warga Jakarta secara personal. Temu warga ini biasanya dilangsungkan di rumah-rumah warga atau tempat terbuka dalam ukuran kecil (misal: lapangan badminton, taman kota). Kesediaan Anda menjadi tuan rumah (menyediakan tempat, mengundang warga untuk hadir) sangat berarti bagi kampanye Faisal Basri.

Memberikan Kontribusi

Kontribusi anda dalam bentuk sumbangan uang akan menjadikan aktivitas kampanye Faisal Basri menjadi sangat bermakna. Inilah petanda penting kampanye yang sehat bukanlah sesuatu yang tidak mungkin terealisasi di negeri ini.
KUTIPAN
"Pemerintah seharusnya menciptakan regulasi yang mendorong industri ini berkembang dengan menawarkan harga lebih murah. Hal ini bisa dilakukan dengan memunculkan alternatif teknologi lebih baru dan murah."
Fasri Bari, menanggapi monopoli dalam bisnis telekomunikasi di tanah air


"Jadi sektor riil tidak bergerak bukan karena suku bunga saja kan. Orang yang sudah diberi pinjaman tapi tidak diambil (undisbursed loan) juga tinggi."
Faisal Basri, mengomentari tak bergeraknya sektor riil


"Audit harus dilakukan untuk menghindari permainan curang antara petugas pajak dengan wajib pajak,"
Faisal Basri menanggapi usulan agar BPK diperbolehkan melakukan pemeriksaan terhadap hasil penerimaan pajak Dirjen Pajak


Lagi-lagi, ini cara pandang nyudutin orang kecil sebagai sumber masalah
Faisal Basri, tatkala dimintai komentar mengenai rencana pembatasan sepeda motor melalui jalur protokol.


"Jangan sampai masalah-masalah seperti penyelundupan, harga energi yang tinggi, serta ketersediaan bahan baku justru menghambat industri nasional. Ini pekerjaan rumah yang tergolong vital dan harus segera dibenahi tahun depan Kalau tidak, kapan lagi?”
Faisal Basri, mengomentari belum konkritnya kebijakan perindustrian nasional


"Alasannya, harga pembangunan kilang masih mahal sehingga marjin keuntungan yang didapat tidak sebanding. Lha, kalau tidak bangun sekarang lalu mau tunggu kapan lagi, sementara harga minyak terus naik dan kita terus terusan bergantung pada impor"
Faisal Basri, mengomentari Sikap Pertamina menunda pembangunan kilang di Tuban, Jawa Timur


"Daripada membangun banyak rumah sakit bertaraf internasional, adalah jauh lebih penting untuk melatih dan merancang sitem cara hidup yang sehat bagi masyarakat."
Faisal Basri dalam acara "Gubernur Kita" di Jak TV, 23 Nov 2006.


Akar masalahnya adalah ketidakmampuan bangsa ini untuk menyediakan lapangan kerja dan mengurangi jumlah orang miskin
Faisal Basri mengomentari operasi Yustisi yang dilakukan pemda Jakarta. Ini dikatakannya di acara halal untuk jakarta, Sabtu (11/11).


Kuncinya pada kebijakan yang tidak pernah terfokus. Semua serba spontan. Dari minyak tanah menjadi briket batu bara. Lalu, kebijakan diubah lagi menjadi gas elpiji,"
Faisal Basri, menanggapi kebijakan konversi energi yang digagas pemerintahan SBY (kompas, 27 Oktober 2006).


"Jika yang baru merangkak disuruh melawan yang sudah mapan, ya pasti keteteran. Ini kan ibaratnya david lawan goliath,"
Faisal Basri, mengomentari liberalisasi perdagangan komoditi pangan, di Jakarta, Rabu (18/10) lalu.


"Penyakit orang kita kalau meniru itu kulitnya saja. Bus Way itu hanya salah satu dari 4 pilar revitalisasi kota Bogota. Masih ada tiga lagi kebijakan terkait. Yaitu, penataan pemukiman, memberi tempat yang luas bagi pejalan kaki, dan membuat jalan khusus untuk sepeda yang mencapai 20 kilometer. Jadi empat kebijakan itulah yang membuat kota itu nyaman",
Faisal Basri dalam acara Launching program acara TV "Gubernur Kita" di Jak TV, 5 Oktober 2006


Kalau mengurus sampahnya saja nggak becus, gimana bisa ngurus manusia?
Faisal Basri, dalam acara dialog dengan jajaran PAC PDI Perjuangan Jakarta Utara, Jumat (15/9) malam
© 2006 FaisalBasri.com. All Right Reserved. Please read our Privacy Policy.